| Lalu Bagaimana INTAST Memperlakukan Password Klien? |
|
Bagi kami membangun sebuah website adalah sebuah komitmen. Komitmen menyangkut cinta. Seumpama orang yang akan menapaki hidup rumah tangga/menikah mereka berdua sepakat untuk saling komit. Lalu sejalan dengan berjalannya waktu mulai terjadi perbedaan pendapat. Mungkin karena INTAST sudah tidak bisa memenuhi tuntutan klien atau sebaliknya ada batas-batas tertentu di mana INTAST sudah merasa tidak bisa menolong lagi. Ada kalanya kita masih bisa menyatukan visi lagi tapi ada kalanya demi kebaikan bersama harus terjadi perpisahan.
Ibarat sejoli yang akan menikah tadi, pada saat awal pacaran semua terasa indah. Namun waktu menjalani kehidupan rumah tangga, ternyata tidak semudah yang dirasakan. Dan ketika mereka berdua memutuskan untuk berpisah, biasanya sisi negatif dari pasangannya akan semakin terlihat. Apalagi kalau perpisahan ini disebabkan oleh pihak ketiga. Bagi INTAST yang cuma si penolong, password, data, dan domain adalah sepenuhnya milik klien. Setelah pembangunan website usai, klien berhak untuk meminta password yang dibutuhkan.
|
